Sekretaris Bakorluh Harapkan Peserta segera Sosialisasikan E-Form di Masing-masing Kabupaten/Kota

Seorang Peserta dibantu panitia cara menggunakan aplikasi E-Form Pada Acara Forum Teknis 2015
Print Friendly

Bertempat di Hotel Rahayu Banjarbaru lusa lalu dilaksanakan Forum Teknis Penyuluh Pertanian Provinsi Kalimantan Selatan.  Kegiatan ini diikuti sekitar 40 orang peserta perwakilan dari 13 Kabupaten/kota, serta beberapa orang Penyuluh Pertanian di tingkat Provinsi Kalimantan Selatan.

Acara yang dilaksanakan selama dua hari ini (15 – 16 Juni 2015), menghadirkan beberapa orang Narasumber diantaranya dari Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Penyuluhan Pertanian (BPPSDMP) dan dari Dinas-dinas terkait di Provinsi Kalimantan Selatan.

Pada kesempatan itu Sekretaris Bakorluh Kalsel melalui Kabag Umum Drs. AM. Rozaniansyah menyampaikan agar semua peserta sebagai perwakilan dari masing-masing Kabupaten dan Kota segera melaksanakan sosialiasai tentang tata cara penilaian/Evaluasi Kinerja Penyuluhan, karena untuk penilaian kinerja penyuluh pertanian pada tahun ini paling lambat  minggu ke-2 Oktober 2015 sudah harus dilaksanakan secara online melalui Aplikasi E-Form.

“Kami mengharapkan agar semua ilmu yang diterima dapat diterapkan di masing-masing, terutama E-Form, sosialisasikanlah kepada kawan-kawan baik yang berada di Kabupaten maupun di Lapangan. Karena ke depannya kita tidak menggunakan penilaian evaluasi kinerja secara manual lagi, tapi sudah secara online, hal ini sangat mempermudah bagi kita di daerah maupun pusat dalam penyampaian Laporan”

Seorang Peserta dibantu panitia cara menggunakan aplikasi E-Form Pada Acara Forum Teknis 2015

Seorang Peserta dibantu panitia cara menggunakan aplikasi E-Form Pada Acara Forum Teknis 2015

Narasumber dari BPPSDMP Pusat juga memaparkan dengan menggunakan aplikasi E-Form ini akan membantu Pusat maupun Provinsi dalam menyusun anggaran data penerima BOP setiap tahun, tidak perlu lagi harus berdasarkan usulan dari Kabupaten/Kota dan diteruskan dengan rekapitulasi dari Provinsi ke Pusat, tetapi dengan adanya sistem online ini pusat hanya mendata Penyuluh Pertanian sebagai penerima BOP apabila sudah melaksanakan evaluasi kinerja secara mandiri dangan Nilai Prestasi Kerja (NPK) paling rendah dengan kategori “cukup”, karena apabila penyuluh mempunyai NPK dengan kategori “kurang”, maka dianggap tidak melaksanakan penyuluhan.

You can leave a response, or trackback from your own site.
Budidaya Lele
Penghargaan Nasional
Foto Bersama
Latihan dan Kunjungan
Rakorhut
Kunjungan Kerja Sekretaris Bakorluh Prov Kalsel

Leave a Reply